Koleksi era tahun 80 an.
Sebuah jaman selalu menunjukan masa keemasannya sendiri.bernostalgia ke masa lampau menjadi sangat berarti bagi sebagian orang.....
Topi demang.....
Sebuah jaman selalu menunjukan masa keemasannya sendiri.bernostalgia ke masa lampau menjadi sangat berarti bagi sebagian orang.....
Topi demang.....
topi
demang di tanah Jawa dahulu hanya digunakan oleh kalangan atas atau
bangsawan, selain itu juga digunakan oleh para tuan tanah. Di beberapa
negara, para bangsawan pun juga menggunakannya. Antara lain Vietnam dan
juga Cina. Namun saat ini, topi demang ini ‘dilestarikan’ oleh
masyarakat dari semua kalangan. Terutama para pencinta onthel yang biasa
disebut onthelis. Dengan image pecinta sepeda tua, tentu saja
asesoris-asesoris nya juga barang-barang yang bernuansa tua tapi antik,
tua tapi menawan - See more at:
http://topidemang.com/w/#sthash.b2lwzi7j.dpuf
Topi khas yang sering disebut sebagai topi demang adalah topi yang
sangat populer di kalangan Onthelis. Topi ini dulunya adalah topi yang
sering digunakan pegawai kantor pemerintahan sejak jaman penjajahan
Belanda. Di lingkungan Kraton Yogyakarta, pada jaman dulu, ada semacam
kode etik yang harus dipenuhi berkaitan dengan pemilihan warna topi.
Topi warna putih adalah topi yang hanya pantas digunakan oleh pejabat
atau pangeran. Sedangkan topi warna abu-abu adalah topi umum untuk
pegawai operasional atau abdi dalem. Dalam sejarah Indonesia, topi
sebagaimana terlihat pada gambar di samping adalah
topi seragam tropis dari tentara Kerajaan Belanda pada tahun 1940-1945.
topi
demang di tanah Jawa dahulu hanya digunakan oleh kalangan atas atau
bangsawan, selain itu juga digunakan oleh para tuan tanah. Di beberapa
negara, para bangsawan pun juga menggunakannya. Antara lain Vietnam dan
juga Cina. Namun saat ini, topi demang ini ‘dilestarikan’ oleh
masyarakat dari semua kalangan. Terutama para pencinta onthel yang biasa
disebut onthelis. Dengan image pecinta sepeda tua, tentu saja
asesoris-asesoris nya juga barang-barang yang bernuansa tua tapi antik,
tua tapi menawan - See more at:
http://topidemang.com/w/#sthash.b2lwzi7j.dpuf
topi
demang di tanah Jawa dahulu hanya digunakan oleh kalangan atas atau
bangsawan, selain itu juga digunakan oleh para tuan tanah. Di beberapa
negara, para bangsawan pun juga menggunakannya. Antara lain Vietnam dan
juga Cina. Namun saat ini, topi demang ini ‘dilestarikan’ oleh
masyarakat dari semua kalangan. Terutama para pencinta onthel yang biasa
disebut onthelis. Dengan image pecinta sepeda tua, tentu saja
asesoris-asesoris nya juga barang-barang yang bernuansa tua tapi antik,
tua tapi menawan - See more at:
http://topidemang.com/w/#sthash.b2lwzi7j.dpuf
topi
demang di tanah Jawa dahulu hanya digunakan oleh kalangan atas atau
bangsawan, selain itu juga digunakan oleh para tuan tanah. Di beberapa
negara, para bangsawan pun juga menggunakannya. Antara lain Vietnam dan
juga Cina. Namun saat ini, topi demang ini ‘dilestarikan’ oleh
masyarakat dari semua kalangan. Terutama para pencinta onthel yang biasa
disebut onthelis. Dengan image pecinta sepeda tua, tentu saja
asesoris-asesoris nya juga barang-barang yang bernuansa tua tapi antik,
tua tapi menawan - See more at:
http://topidemang.com/w/#sthash.b2lwzi7j.dpuf
topi
demang di tanah Jawa dahulu hanya digunakan oleh kalangan atas atau
bangsawan, selain itu juga digunakan oleh para tuan tanah. Di beberapa
negara, para bangsawan pun juga menggunakannya. Antara lain Vietnam dan
juga Cina. Namun saat ini, topi demang ini ‘dilestarikan’ oleh
masyarakat dari semua kalangan. Terutama para pencinta onthel yang biasa
disebut onthelis. Dengan image pecinta sepeda tua, tentu saja
asesoris-asesoris nya juga barang-barang yang bernuansa tua tapi antik,
tua tapi menawan - See more at:
http://topidemang.com/w/#sthash.b2lwzi7j.dpuf




